Kamis, 27 Maret 2014

CARA ALAMI MENGHILANGKAN PANU

Panu merupakan penyakit yang banyak ditakuti orang. Walaupun panu bukanlah penyakit yang mematikan, panu bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang dan selalu diidentikkan sebagai orang yang tidak dapat menjaga kebersihan.
 
Panu merupakan salah satu infeksi yang disebabkan oleh jamur yang biasanya muncul saat seseorang berada di udara yang panas dan lembap. Panu menyebabkan terjadinya perubahan warna kulit yang biasanya berukuran kecil dengan bentuk yang tidak beraturan dan berwarna putih, pink atau coklat tua tergantung warna kulit penderita.
 
Tak hanya itu, panu yang dapat membuat kulit gatal dan disebabkan oleh jamur malassezia itu  akan menimbulkan kulit bersisik dan menghambat produksi normal pigmen di kulit. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, Anda bisa menghilangkan panu secara alami dengan ini:
1. Tea tree oil
Minyak pohon teh adalah salah satu obat yang umum dan cukup efektif terhadap berbagai infeksi kulit. Anda bisa menggunakan sedikit minyak pohon teh sekali dalam sehari selama dua minggu. Namun, perlu diingat kalau minyak pohon teh cukup kasar pada kulit. Jika kulit Anda sensitif, Anda harus menambahkan air sebelum mengoleskannya pada panu Anda.
2. Bawang putih
Salah satu cara termudah menghilangkan panu adalah dengan memakai bawang putih. Anda dapat mengambil satu siung bawang putih lalu diiris menjadi dua bagian. Setelah itu, gosokkan bagian bergetah di atas kulit yang terkena panu. Lakukan secara rutin pagi dan sore hari setelah mandi hingga panu hilang.
3. Lidah buaya
Lidah buaya bukan hanya dipercaya dapat menyuburkan rambut. Meskipun tidak dapat menghilangkan jamur, lidah buaya dapat membantu melawan iritasi kulit akibat ruam. Ambil daun lidah buaya satu batang kemudian belah menjadi dua dan gosokkan lendirnya pada area kulit yang terinfeksi jamur. Biarkan kering dan bilas dengan air hangat.
4. Sari cuka apel
Sari cuka apel diyakini efektif untuk menghilangkan panu. Anda dapat mencampurkan satu sendok teh sari cuka apel ke dalam secangkir air dan dioleskan pada daerah kulit yang terkena panu.
 
Itulah beberapa cara alami yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan panu dari tubuh. Namun, jika panu Anda sudah terlalu lama dan semakin menimbulkan rasa gatal segera kunjungi dokter agar mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
 
Direview oleh dr. Tiffany Christina

Senin, 17 Maret 2014

BAHAN AJAR IPA SMK KELAS XII TENTANG MACAM-MACAM EKOSISTEM




C. MACAM-MACAM EKOSISTEM
1.       Ekosistem Darat
Bioma adalah ekosistem darat yang khas pada wilayah tertentu dan dicirikan oleh jenis vegetasi yang dominan pada wilayah tersebut.
Jenis-jenis bioma dipengaruhi oleh keadaan iklim,curah hujan,intensitas cahaya matahari,kelembapan,dan posisi lintang ekosistem tersebut
Bioma-bioma yang ada di bumi:
a.       Hutan hujan tropis
Ciri-ciri:
§  Memiliki ketinggian yang rendah dari permukaan laut
§  Terletak sepanjang garis khatulistiwa
§  Memiliki ciri-ciri lingkungan;Intensitas cahaya matahari tinggi,Lama waktu siangnya kurang lebih sama dengan malamnya, Intensitas curah hujan tinggi berkisar 220-225 cm per tahun
§  Spesies yang beragam,pada  ukuran 10mx100m terdapat 200 spesies tumbuhan yang berbeda
§  Memiliki  ukuran dan bentuk tumbuhan yang beragam
§  Bagian kanopi yaitu lapisan teratas pohon dipenuhi oleh tumbuhan yang merambat,epifit semak dan tumbuhan herba lainnya
§  Memiliki jenis hewan yang beragam seperti:gagak,kelelawar,ular,katak,dan monyet
§  Memiliki komposisi serangga yang paling beragam


b.      Padang Rumput
Ciri-ciri:
§  Tediri atas sabana (padang rumput yang diselingi pohon)dan steppa(padang rumput tanpa diselingi pohon)
§  Intensitas curah hujan sedang sekitar (50-76)cm pertahun
§  Kondisi kering,yg tidak mendukung pertumbuhan  pepohonan
§  Vegetasi terdiri dari rumput-rumputan dan semak
§  Jenis hewan: bison,antelop,serigala,elang,burung hantu,gajah dan badak
§  Produktivitas rendah
§  Tanahnya sangat  subur karena intensitas curah hujan yang rendah menyebabkan nutrisi di tanah tidak tercuci atau terlarut bersama air hujan
§  Sesuai untuk dijadikan lahan pertanian seperti gandum dan jagung


c.       Gurun
§  Intensitas curah hujan sangat rendah sekitar 15 cm pertahun
§  Merupakan bioma yang kering,kurang air sehingga tidak mendukung terjadinya proses foto sintesis
§  Produktivitas sangat rendah
§  Ciri-ciri vegetasi gurun:
-          Tumbuh dan berkembang dengan pesat ketika air tersedia
-          Tumbuh dengan letak yg berjauhan
-          Dalam menghadapi kekeringan,beberapa vegetasi gurun bahkan tetap dalam periode dormansinya,yaitu biji.Biji akan berkecambah dantumbuh hanya ketika akan terjadi hujan
-          Kaktus merupakan tumbuhan xerofit yaitu tumbuhan yang mampu hidup pada lingkungan dengan sedikit air
-          Mempunyai daun berukuran kecil dan batang yang dapat menyimpan air(sukulen)
§  Jenis hewan yang ada: ular, tikus,unta,dan berbagai jenis amphibi



d.      Hutan gugur temperate
Ciri-ciri:
§  Intensitas curah hujan lebih rendah dibandingkan hutan hujan tropis yaitu sekitar 75-150 cm pertahun
§  Berada pada wilayah yang mengalami  4 musim
§  Keragaman spesies sedang,dan kurang beragam
§  Ciri-ciri tumbuhannya:berdaun lebar seperti: maple,sycamore,oak,elm,ash dan beech
§  Jenis hewan:rusa,beruang,tupai,serigala,kucing hutan dan berbagai jenis burung seperti elang,burung hantu dan kalkun
§  Adaptasi tumbuhan menghadapi musim dingin yaitu dengan menggugurkan daun-daunnya dan bersemi menjelang musim panas
§  Adaptasi hewan untuk menghadapi musim dingin dengan cara hibernasi,saat berhibernasi hewan seakan –akan sedang tidur,suhu tubuhnya menurun,detak jantung dan pernafasan melambat sehingga metabolismenya melambat dan hewan dapat menyimpan energi untuk melewati musim dingin


e.      Taiga
Ciri-ciri:
§  Mengalami musim dingin yang sangat dingin dan musim panas yang sangat singkat dan dingin,pada musim dingin lantai tertutup es
§  Suhu yang dingin menyebabkan penguapan air sangat jarang,sehingga lingkungan menjadi lembab dan sesuai untuk pertumbuhan pepohonan
§  Intensitas curah hujan sekitar 25-100 cm pertahun
§  Didominasi oleh tumbuhan conifer yg mampu bertahan terhadap cuaca dingin
§  Ciri-ciri tumbuhan konifer antara lain daun berbentuk jarum dan bersemi sepanjang tahun
§  Jenis tumbuhan:spruce,pinus,fir dan alder
§  Jenis hewan: moose,beruang hitam dan ayam hutan


f.        Tundra
Ciri-ciri:
§  Terletak di sekitar kutub
§  Memiliki suhu rata-rata di bawah titik beku
§  Intensitas curah hujan rendah
§  Tidak ditumbuhi pepohonan dan hanya ditumbuhi lumut,lumut kerak,dan rumput-rumputan
§  Keragaman spesies rendah
§  Struktur vegetasi sederhana
§  Musim tumbuh dan berkembang biak pendek
§  Tundra terbagi 2
-          Tundra arktik
# terletak di kutub utara
# kondisi lingkungan menyerupai gurun dengan suhu yang dingin
#jenis hewan: serigala,rubah,beruang kutub,tupai,berbagai jenis burung   dan serangga
-          Tundra alpine
# terletak di ketinggian gunung dimana pohon tak dapat tumbuh
# jenis hewan: marmot,kambing gunung,domba dan berbagai jenis burung

2.       Ekosistem akuatik
Ekosistem akuatik tidak terlalu dipengaruhi oleh suhu lingkungan dan curah hujan,tapi dipengaruhi lebih banyak oleh kedalaman dan arus air sehingga terjadi keberagaman pada ekosistem akuatik
Kedalaman perairan menentukan sejauh mana cahaya matahari dapat berpenetrasi ke dalam perairan.Semakin dalam perairan,maka cahaya tidak bisa masuk hingga ke dasar perairan sehingga tumbuhan tidak bisa berfotosintesis
Jenis-jenis ekosistem akuatik
a.       Ekosistem air tawar
1)      Danau
Danau merupakan ceruk atau cekungan pada permukaan bumi yang berisi air
Struktur danau secara horizontal
·         zona litoral
bagian dasar danau yang dangkal,pada zona ini  tumbuhan air masih dapat hidup didasar danau
·         zona limnetik
bagian danau yang terbuka
Struktur danau secara vertical
·         zona fotik,yaitu zona dimana cahaya matahari masih bisa berpenetrasi
·         zona afotik,yaitu zona dimana cahaya matahari sudah tidak bisa berpenetrasi
organisme yang hidup di danau antara lain:tumbuhan air seperti ganggang,zooplankton,ikan ,kerang,dll
2)      Lahan Basah(Wet Land)
adalah suatu daerah yang digenangi oleh air sehingga kondisinya menyokong untuk kehidupan berbagai jenis organisme akuatik
lahan basah terbagi atas
·         rawa(marsh)
ciri-cirinya:tidak terdapat banyak pohon,airnya mengalir dengan kecepatan sedang,dan terhubung dengan danau atau aliran sungai
·         rawa lumpur(swamp)
ciri-cirinya:didominasi oleh pohon dan semak-semak

·         Lahan Gambut(Bog)
Ciri-cirinya: airnya hamper tidak mengalir sama sekali.pH air asam,dan miskin oksigen serta nitrogen
3)      Sungai
Adalah badan air yang bergerak terus menerus menuju satu arah
Sungai bisa dibagi menjadi 2 bagian
·         Hulu
o   Struktur cenderung sempit dan berarus deras,serta airnya terasa dingin
o   Jarang ditemukan organisme fotosintetik
o   Kandungan materi organiknya rendah,kadar oksigen tinggi
·         Hilir
o   Strukturnya melebar,arusnya melambat airnya terasa lebih hangat
o   Sesuai untuk pertumbuhan ganggang karena arus tenang
o   Kandungan materi organiknya lebih tinggi,kadar oksigen rendah
o   Terdapat estuari(pertemuan antara sungai dan lautan),di tempat ini air tawar akan bercampur dengan air asin
b.      Ekosistem laut
Secara horizontal ekosistem laut dapat menjadi beberapa zona,yaitu:
1.       Zona intertidal(zona pasang surut disepanjang garis pantai)
·         Tertutup air laut saat pasang dan kering  saat surut
·         Cahaya matahari bisa masuk sampai ke dasar perairan sehingga produktivitas organisme foto sintetik di zona ini juga tinggi
·         Kandungan nutrisi tinggi karena masukan dari estuari dan sungai
·         Daerahnya berpasir berbatu,atau berlumpur
·         Organismenya mampu beradaptasi saat air surut tapi ada juga yang memilih masuk ke dalam lubang menghadapi kekeringan
·         Organisme yang hidup di zona ini antara lain: rumput laut,abalon,anemon,kepiting,ganggang hijau,kerang, timun laut dan bintang laut
2.       Zona neritik (zona laut dangkal,berada di antara zona intertidal dan zona pelagik)
·         Kedalaman rata-rata sekitar 200 m
·         Dasar laut cenderung melandai
·         Suhu dan salinitas air laut relatif stabil
·         Proses fotosintesis berlangsung di zona ini,karena cahaya matahari bisa menembus ke dasar laut
·         Di wilayah tropis biasanya dihuni oleh terumbu karang yang mempunyai  keragaman organisme yang tinggi(4000 spesies ikan)
· Organisme yang menghuni terumbu karang antara lain:ikan,spons,cnidaria,cacing,udang-udangan,moluska,bintang laut,bulu babi,dan ular laut
3.       Zona pelagik (zona laut terbuka)
·         Kedalaman rata-rata 4000 m
·         Sekitar 75% air laut berada di zona ini
·         Merupakan zona yang paling tidak produktif
·         Kehidupan organisme di zona afotik  bergantung pada sampah organik yang tenggelam dari zona fotik,dengan cara menyaring makanan,memakan bangkai atau memangsa organisme lainnya
·         Banyak invertebrate di zona ini mempunyai ukuran tubuh  raksasa,contohnya cumi-cumi raksasa yang mempunyai panjang hingga 18 m dan mampu beradaptasi dengan baik akan ketiadaan cahaya dan jarangnya makanan dan akan makan sebanyak mungkin ketika makanan tersedia
Secara vertikal ekosistem laut  dapat dibagi menjadi:
1. zona fotik adalah daerah permukaan laut yang masih menerima cahaya matahari dalam jumlah yang cukup untuk proses fotosintesis

2. zona bentik adalah area dasar laut3. zona afotik adalah area pertengahan antara permukaan dengan dasar laut yang tidak menerima masukan cahaya matahari yang cukup untuk fotosintesis organismenya
1.       Ekosistem buatan
                Adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya
Contoh: sawah,waduk,tambak,hutan tanamanproduksi ,ladang,dll
TUGAS
1.       Apa jenis bioma yang ada di pulau Kalimantan?
2.       Jelaskan perbedaan antara taiga dengan tundra!
3.       Apa perbedaan antara ekosistem danau dengan laut?
4.       Mengapa sungai di bagian hilir memiliki kandungan materi organik lebih banyak dari pada bagian hulu?
5.       Mengapa lahan gambut kurang bagus ditanami?